MEDIA CENTER (05/12/2018) - Nilai  kearifan  lokal  hampir dimiliki oleh seluruh daerah, hanya saja dalam realitasnya sangat  jarang mendapati kearifan lokal yang diberdayakan dalam keseharian sebagai akibat langsung dari era globalisasi. Ragam kearifan lokal salah satu milik kita adalah Sulam Karawo. 
 
Pelestari_Karawo.jpg
 
Prospek kearifan lokal sangat bergantung kepada bagaimana masyarakat melestarikan kembali kearifan lokal yang ada dan bagaimana masyarakat mengubah pola pikirnya kembali ke pola pikir holistik. Sehingga sumberdaya alam dan lingkungan alam yang dimiliki masyarakat dapat dimanfaatkan dan dilestarikan dengan tanpa menganggu keseimbangannya. 
 
Sebagai sekolah yang mengemban Program Revitalisasi SMK dituntut pula untuk mampu melestarikan kearifan budaya lokal. Melalui 20 peserta workshop pembuatan produk karawo ini, SMK Negeri 1 Gorontalo mampu melahirkan generasi pelestari budaya, tutur Drs. Ruslan S. Patu, M.Pd saat menutup kegiatan yang berlangsung selama 5 hari. 
 
Didampingi Wakasek Hubinmas Ramlah Umar, M.Pd, Ruslan mengharapkan kegiatan ini tidak hanya berakhir hari ini, disini. Namun mampu mengaplikasikan kompetensi ini ke siswa lainnya, serta dapat menjalin kemitraan dengan UMKM yang konsisten dengan program pelestarian budaya sulam karawo, pungkasnya.

Leave your comments

Post comment as a guest

0

People in this conversation

Load Previous Comments
Powered by Komento