ankim

Teknologi & Rekayasa

tkj

Teknologi Informasi & Komunikasi
 

Kepariwisataan

Bisnis & Manajemen

MEDIA CENTER (03/01/2019) - Pagi yang cerah, dengan sinar mentarinya yang hangat, seolah memberi restu atas mulainya aktifitas dan rutinitas warga SMK Negeri 1 Gorontalo di awal tahun. Nampak siswa berbondong-bondong menuju lapangan dua untuk mengikuti apel perdana yang diarahkan langsung oleh pembina kesiswaan Zulkarnain Tanipu, S.Pd.
 ApelPerdana.jpg
 
Turut hadir di apel perdana, Kepala SMK Negeri 1 Gorontalo dan beberapa guru perwalian. Drs. Ruslan S.Payu, M.Pd dalam arahannya mengatakan, setelah mengikuti ujian semester ganjil TP. 2018-2019 yang diakhiri dengan penyerahan rapor ke orangtua siswa, ternyata dari 1932 peserta didik terdapat 506 siswa yang dinyatakan tidak tuntas. Ketidak tuntasan bervariasi, ada yang tunggak satu mapel hingga ada yang lebih dari dua mapel.
 
Dihadapan siswa peserta apel kepala sekolah memberitahukan apa yang pernah disampaikan kepada orangtua/wali siswa saat rapat yang digelar sebelum rapor diserahterimakan. Kami tetap memberi kesempatan kepada peserta didik untuk memperbaiki nilai, serta meminta kepada seluruh guru untuk pro aktif dalam membimbing siswa agar meraih nilai sesuai standar ketuntasan. Waktu yang diberikan selama sebulan sejak rapor diserahterimakan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni, tidak memberi nilai secara cuma-cuma dan tidak melayani siswa yang sepanjang semester terhitung pasif atau lebih banyak jumlah ketidakhadirannya.
 
Selain itu Ruslan menegaskan, sebagaimana yang sudah disampaikan kepada orangtua/wali siswa bahwa, tahun ini diagendakan menjadi tahun penerapan aturan secara lebih maksimal, antara lain menyangkut seragam, disiplin waktu dan penggunaan ponsel di sekolah.
 
Dalam hal penggunaan ponsel, Ruslan memberi kesempatan hanya minggu ini siswa boleh membawanya ke sekolah. Dan terhitung mulai minggu depan, tidak dianjurkan bagi siswa membawa ponsel. Hal ini sudah sempat diberitahukan ke orangtua/wali siswa. Meski ada pro kontra mengenai penggunaan ponsel, sekolah tetap menerapkan aturan itu. Jika faktor komunikasi yang dijadikan alasan, maka orangtua/wali murid diharuskan menyimpan nomor kontak wali kelas dan guru mapel, tandasnya.
 
Kecenderungan penggunaan ponsel yang tidak efektif di sekolah disinyalir menjadi faktor anjloknya nilai peserta didik. Contohnya beberapa siswi, alih-alih diharapkan paham tentang materi yang diajarkan, nyatanya saat guru mengajar mereka malah mendengarkan musik dari ponsel. Cukup aman memang, karena tertutup jilbab. Sementara untuk peserta didik laki-laki, mereka rela memilih game online ketimbang menerima materi yang diajarkan guru, entah mereka izin dengan alasan ke kamar mandi, atau alasan lainnya yang memberi mereka peluang main game. Apalagi game online ini dimainkan secara tim yang notabene melibatkan kawan seiring.
 
Menutup arahannya saat apel perdana, Ruslan mengucapkan terimakasih kepada siswa yang telah mengupayakan  orangtuanya hadir saat undangan rapat penyerahan hasil capaian. Semoga tahun ini menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Leave your comments

Post comment as a guest

0

People in this conversation

Load Previous Comments

Pengunjung

We have 58 guests and no members online

Schoolmedia

 

DitpSMK

Kemendikbud

kemendikbud

Pemkot Gorontalo

   ALAMAT
  
   Jalan Ternate, Kota Gorontalo
   Provinsi Gorontalo - 96125
  TELEPON
 

  (0435) 822313-822772

  EMAIL
 

  smkn1gorontalo@yahoo.co.id